,

GERAKAN SERENTAK EMPATI LAYANAN PASPOR PADA KANTOR IMIGRASI DI SELURUH INDONESIA

Petugas Imigrasi mengenakan pakaian adat Jawa Barat dalam melaksanakan pelayanan, serta pemberian setangkai mawar kepada pemohon paspor.

Petugas Imigrasi mengenakan pakaian adat Jawa Barat dalam melaksanakan pelayanan, serta pemberian setangkai mawar kepada pemohon paspor.

Bekasi, 17/10/2016 Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi berpartisipasi dalam Gerakan Serentak Empati Layanan Paspor pada Kantor Imigrasi diseluruh Indonesia. Gerakan ini merupakan wujud nyata melawan pungli di jajaran Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia RI. Ada yang berbeda pada pelayanan tidak seperti hari-hari biasanya, seluruh pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi mengenakan pakaian daerah Jawa Barat, adapun panggung hiburan dan pembagian setangkai bunga mawar kepada setiap pengunjung

Pada hari yang sama Kantor Imigrasi Bekasi juga mengadakan serangkaian kegiatan berupa Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Bhakti Sosial menyambut Hari Dharma Karyadhika. Pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah ditujukan kepada pegawai dan pengunjung Kantor imigrasi Bekasi. Kegiatan donor darah dilaksanakan secara serentak di tingkat Kantor Wilayah dan UPT dalam rangka pemecahan rekor MURI.

Pemeriksaan kesehatan Gratis, donor darah serta panggung hiburan.

Pemeriksaan kesehatan Gratis, donor darah serta panggung hiburan.

Penegakan Hukum PASTI Nyata Dalam Rangka Hari Dharma Karyadhika

Bekasi, Jumat 07/10/2016, Dalam rangka memperingati Hari Dharma Karyadhika yang bertema “PELAYANAN DAN PENEGAKAN HUKUM PASTI NYATA” Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi melaksanakan kegiatan Penegakan Hukum PASTI Nyata yang dipimpin oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Bapak Is Edy Ekoputranto. Kegiatan operasi pengawasan orang asing tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan terhadap keberadaan serta kegiatan orang asing di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi. Kegiatan pengawasan tersebut dilaksanakan di dua apartemen yang berada di wilayah Bekasi yaitu Apartemen Mutiara Bekasi dan Apartemen M Gold Tower Bekasi. Kemudian pada hari Selasa tanggal 11 Oktober 2016 dilaksanakan kegiatan lanjutan Pengawasan Orang Asing di Kabupaten Bekasi yaitu Cikarang. Dalam operasi ini TIMPORA memeriksa WNA yang berada di Apartemen Trivium Terrace dan Apartemen Sancrest Residence Deltamas. Anggota TIMPORA Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi memeriksa setiap berkas berupa paspor, visa serta ijin tinggal yang digunakan oleh Warga Negara Asing (WNA).

Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kota dan Kabupaten Bekasi

Foto Bersama Anggota TIMPORA Kota dan Kabupaten Bekasi.         Pemberian Penghargaan dari MENTERI HUKUM DAN HAM R.I. yang diwakili oleh Kepala Kantor Wilayah Jawa Barat kepada Walikota BekasiPemberian Cinderamata oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, IS EDY EKOPUTRANTO kepada Bupati dan Walikota Bekasi.

 

Bekasi, 28/09/2016. Bertempat di Hotel Horizon Bekasi, Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi menyelenggarakan Kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan  Orang Asing (TIMPORA) Wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.  Acara dihadiri oleh perwakilan Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Susy Susilawati, perwakilan Walikota Bekasi, perwakilan Bupati Bekasi, Pejabat Struktural di Lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat dan Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi.

Pada acara Rapat dan Pengukuhan TIMPORA ini dilaksanakan pemberian penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM R.I yang diwakili oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat kepada Walikota Bekasi atas partisipasi dan dukungannya terhadap pembentukan TIMPORA Kota Bekasi. Acara dilanjutkan dengan pemberian Cinderamata oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi Is Edy Ekoputranto kepada Bupati dan Walikota Bekasi.

Sebanyak 11 (sebelas) anggota Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) tingkat kecamatan Kabupaten dan Kota Bekasi resmi dikukuhkan oleh Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Kesebelas anggota Timpora yang dikukuhkan ini terdiri dari instansi Kepolisian, Disnaker, Pemda, Koramil dan Instansi lainnya

Kepala Kantor Kemenkumham, Susy Susilowati menyebutkan, kesebelas orang anggota Timpora tersebut, mereka nantinya akan bekerja membantu Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi dan secara sinergi dengan instasi lain mengawasi orang asing yang ada di Kabupaten dan Kota Bekasi terkait dengan datangnya orang-orang asing yang tidak memiliki kartu identitas (Kitas). Dengan adanya Timpora ini bukannya akan mempersulit warga negara asing hanya saja akan memperketat pengawasan dari keberadaan mereka di Indonesia.