PENGUMUMAN

Sehubungan dengan peremajaan perangkat dan pengembangan kesisteman Sistem Informasi Keimigrasian (SIMKIM) serta pemindahan data dari data base lama ke data base baru yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Imigrasi, bersama ini kami sampaikan bawah sampai dengan saat ini proses peremajaan dan pengembangan tersebut masih berlangsung dan berimbas pada terganggunya kelancaran pelayanan Paspor Online.  Saat ini pelayanan paspor online tidak dapat diakses dan dihapus untuk sementara waktu dari website Imigrasi sampai dengan waktu dapat dipergunakan kembali.  Pelayanan penerbitan paspor kepada masyarakat tetap dapat terus diberikan dengan cara walk-in, yaitu pemohon datang langsung ke Kantor Imigrasi atau Unit-unit Layanan Paspor (ULP) dengan membawa persyaratan permohonan yang benar.  Proses pelayanan paspor dilakukan sejak pukul 07.30 pagi.

Kami berkomitmen dan terus berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Demikian yang dapat kami sampaikan, agar menjadi maklum.

 

PENGUMUMAN

Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi No.IMI-0277.GR.02.06 Tahun 2017 tentang Pencegahan TKI Nonprosedural, maka dimohon untuk dapat melampirkan persyaratan permohonan paspor tambahan berupa :

  1. Bagi pemohon paspor Republik Indonesia yang akan melaksanakan ibadah haji atau umroh dimohon untuk dapat melampirkan surat keterangan dari Penyelenggara Ibadah Haji atau Umroh dan surat rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama setempat.
  2. Bagi pemohon paspor Republik Indonesia yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri dalam rangka bekerja, magang, atau mengikuti bursa kerja khusus, agar dapat melampirkan surat rekomendasi dari Kementerian Tenaga Kerja.

Demikian pemberitahuan ini disampaikan. Atas perhatiannya diucapkan terimakasih.

Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi Amankan 9 WNA RRC

Sebanyak 9 WNA asal Tiongkok diamankan oleh petugas Imigrasi Bekasi karena penyalahgunaan izin keimigrasian

Tim Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi mengamankan sembilan orang Warga Negara Asing (WNA) asal Cina, Rabu (11/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka diciduk dari sebuah tempat industri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kesembilan WNA asal Cina ini diciduk dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian di wilayah Kabupaten Bekasi, tepatnya di PT Batawang yang beralamat di Jalan Raya Serang Cibarusah Kampung Pasirandu RT 09/05 Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Dari hasil pengawasan tersebut, (kami) berhasil mengamankan sembilan orang warga negara Cina yang melakukan kegiatan sebagai tenaga kerja asing TKA di pabrik PT Batawang Indonesia yang bergerak di bidang produksi bata ringan atau hebel,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Sutrisno, kepada wartawan di Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Kamis (12/1). Menurut dia, sembilan warga negara Cina tersebut bekerja dan bertempat tinggal di lokasi perusahaan tersebut. Mereka diduga telah menyalahgunakan izin tinggal yang dimilikinya, dan saat ini sudah diamankan oleh petugas keimigrasian. Selanjutnya, petugas akan melakukan pemeriksaan untuk mendalami kasus dugaan pelanggarannya.

Kesembilan warga negara asal Cina ini tinggal di Kabupaten Bekasi bervariasi mulai dari satu tahun sampai di atas tiga tahun. Sebagian besar menggunakan izin KITAS. Lebih lanjut, Sutrisno menerangkan, KITAS dapat digunakan untuk bekerja, tapi ada jangka waktu tertentu antara 1-2 tahun

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap sembilan orang tersebut, lanjut Sutrisno, delapan orang di antaranya merupakan pemegang KITAS. Namun, KITAS yang dimiliki delapan WNA ini tidak dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi. Adapun, satu orang WNA yang hanya memegang Izin Tinggal Kunjungan (ITK).

Sutrisno menyatakan, kesembilan WNA tersebut akan diberikan sanksi berupa tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian dan memasukkan nama mereka ke dalam daftar cekal apabila unsur pelanggaran terpenuhi. Ia menambahkan, apabila memungkinkan juga dapat diteruskan ke ranah penyidikan.

“Kami akan mendalami kasus ini, sedang kami panggil sponsornya. Kami akan konfirmasi ke Kementerian Tenaga Kerja juga,” ujar Sutrisno.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Heri Lesmana, menambahkan KITAS tidak mutlak harus digunakan di lokasi tempat WNA tersebut mengurus perizinan. Namun, pihaknya mencurigai para WNA Cina ini menyalahgunakan izin kerja yang dikeluarkan.

“Diduga, kami mencurigai jabatan yang ada di catatan Kantor Imigrasi tidak sesuai dengan jabatan sekarang. Mereka melakukan pekerjaan yang tidak sesuai. Izinnya sebagai direktur dan komisaris utama, tapi mereka ditemukan ada di lapangan sebagai pekerja biasa,” ujar Heri Lesmana.

GANGGUAN PADA PUSAT DATA KEIMIGRASIAN

Bersama ini kami beritahukan kepada pengguna layanan keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, sehubungan dengan adanya gangguan sistem pada Pusat Data Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi yang menyebabkan terganggunya proses permohonan paspor. Kami mohon maaf atas ketidak nyamananyang terjadi. Demikian disampaikan. Atas perhatiannya diucapkan terimakasih. Bekasi, 10/01/2017

,

GERAKAN SERENTAK EMPATI LAYANAN PASPOR PADA KANTOR IMIGRASI DI SELURUH INDONESIA

Petugas Imigrasi mengenakan pakaian adat Jawa Barat dalam melaksanakan pelayanan, serta pemberian setangkai mawar kepada pemohon paspor.

Petugas Imigrasi mengenakan pakaian adat Jawa Barat dalam melaksanakan pelayanan, serta pemberian setangkai mawar kepada pemohon paspor.

Bekasi, 17/10/2016 Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi berpartisipasi dalam Gerakan Serentak Empati Layanan Paspor pada Kantor Imigrasi diseluruh Indonesia. Gerakan ini merupakan wujud nyata melawan pungli di jajaran Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia RI. Ada yang berbeda pada pelayanan tidak seperti hari-hari biasanya, seluruh pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi mengenakan pakaian daerah Jawa Barat, adapun panggung hiburan dan pembagian setangkai bunga mawar kepada setiap pengunjung

Pada hari yang sama Kantor Imigrasi Bekasi juga mengadakan serangkaian kegiatan berupa Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Bhakti Sosial menyambut Hari Dharma Karyadhika. Pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah ditujukan kepada pegawai dan pengunjung Kantor imigrasi Bekasi. Kegiatan donor darah dilaksanakan secara serentak di tingkat Kantor Wilayah dan UPT dalam rangka pemecahan rekor MURI.

Pemeriksaan kesehatan Gratis, donor darah serta panggung hiburan.

Pemeriksaan kesehatan Gratis, donor darah serta panggung hiburan.

Penegakan Hukum PASTI Nyata Dalam Rangka Hari Dharma Karyadhika

Bekasi, Jumat 07/10/2016, Dalam rangka memperingati Hari Dharma Karyadhika yang bertema “PELAYANAN DAN PENEGAKAN HUKUM PASTI NYATA” Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi melaksanakan kegiatan Penegakan Hukum PASTI Nyata yang dipimpin oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Bapak Is Edy Ekoputranto. Kegiatan operasi pengawasan orang asing tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan terhadap keberadaan serta kegiatan orang asing di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi. Kegiatan pengawasan tersebut dilaksanakan di dua apartemen yang berada di wilayah Bekasi yaitu Apartemen Mutiara Bekasi dan Apartemen M Gold Tower Bekasi. Kemudian pada hari Selasa tanggal 11 Oktober 2016 dilaksanakan kegiatan lanjutan Pengawasan Orang Asing di Kabupaten Bekasi yaitu Cikarang. Dalam operasi ini TIMPORA memeriksa WNA yang berada di Apartemen Trivium Terrace dan Apartemen Sancrest Residence Deltamas. Anggota TIMPORA Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi memeriksa setiap berkas berupa paspor, visa serta ijin tinggal yang digunakan oleh Warga Negara Asing (WNA).

Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kota dan Kabupaten Bekasi

Foto Bersama Anggota TIMPORA Kota dan Kabupaten Bekasi.         Pemberian Penghargaan dari MENTERI HUKUM DAN HAM R.I. yang diwakili oleh Kepala Kantor Wilayah Jawa Barat kepada Walikota BekasiPemberian Cinderamata oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, IS EDY EKOPUTRANTO kepada Bupati dan Walikota Bekasi.

 

Bekasi, 28/09/2016. Bertempat di Hotel Horizon Bekasi, Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi menyelenggarakan Kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan  Orang Asing (TIMPORA) Wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.  Acara dihadiri oleh perwakilan Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Susy Susilawati, perwakilan Walikota Bekasi, perwakilan Bupati Bekasi, Pejabat Struktural di Lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat dan Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi.

Pada acara Rapat dan Pengukuhan TIMPORA ini dilaksanakan pemberian penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM R.I yang diwakili oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat kepada Walikota Bekasi atas partisipasi dan dukungannya terhadap pembentukan TIMPORA Kota Bekasi. Acara dilanjutkan dengan pemberian Cinderamata oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi Is Edy Ekoputranto kepada Bupati dan Walikota Bekasi.

Sebanyak 11 (sebelas) anggota Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) tingkat kecamatan Kabupaten dan Kota Bekasi resmi dikukuhkan oleh Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Kesebelas anggota Timpora yang dikukuhkan ini terdiri dari instansi Kepolisian, Disnaker, Pemda, Koramil dan Instansi lainnya

Kepala Kantor Kemenkumham, Susy Susilowati menyebutkan, kesebelas orang anggota Timpora tersebut, mereka nantinya akan bekerja membantu Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi dan secara sinergi dengan instasi lain mengawasi orang asing yang ada di Kabupaten dan Kota Bekasi terkait dengan datangnya orang-orang asing yang tidak memiliki kartu identitas (Kitas). Dengan adanya Timpora ini bukannya akan mempersulit warga negara asing hanya saja akan memperketat pengawasan dari keberadaan mereka di Indonesia.

 

 

PEMBERIAN PENGHARGAAN ADHYASA BHUMI PURA

img-20160901-wa0008-1024x768

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Bapak Is Edy Ekoputranto, SH (berdiri nomor tiga dari kanan)

 

Bandung – (01/09/2016) Dalam kegiatan Pendampingan Penyusunan RKA-K/L TA 2017 Divisi dan UPT di Lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi Tahap II yang dilaksanakan di Hotel Holiday Inn Bandung pada hari Kamis tanggal 01 September 2016, dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan ADHYASA BHUMI PURA kepada seluruh Kepala Kantor Imigrasi se-Jawa Barat, termasuk kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Bapak Is Edy Ekoputranto, SH atas kinerja dan prestasi dalam membentuk TIMPORA tingkat Kecamatan Wilayah Kota Bekasi, sertifikat penghargaan diberikan langsung oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Ronny F. Sompie. (RR)

Pelantikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi

bapakBandung, Kamis (21/04/2016), Sebagai tindaklanjut Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : SEK-06.KP.03.03 Tahun 2016 tanggal 15 April 2016 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Administrasi di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI pada Hari Kamis tanggal 21 April 2016 telah dilaksanakan Pelantikan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Jl. Jakarta No. 27 Bandung. Pelantikan dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, I Wayan Sukerta dan dihadiri oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Jono Supriyanto, Kepala Divisi Administrasi T. Daniel L Tobing, Kepala Divisi Keimigrasian Sukma Murni Sinulingga, Pejabat Struktural eselon III dan IV dilingkungan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Kepala UPT Jajaran Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Pengurus dan Anggota Dharma Wanita serta para Undangan. Adapun Pejabat Administrasi yang dilantik sebanyak 8 (delapan) orang, yang didalamnya termasuk Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Is Edy Ekoputranto, SH yang sebelumnya adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Bekasi.

Acara pelantikan dimulai pada pukul 10.00 WIB, dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sampai pengambilan sumpah jabatan, acara berjalan dengan sangat khidmat hingga akhir. Dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat menyampaikan bahwa mutasi, promosi dan alih tugas adalah sebagai bagian dari sistem pembinaan pegawai sekaligus sebagai kebutuhan organisasi, melalui mutasi dan promosi akan memberikan kesempatan kepada pegawai untuk mengembangkan diri dan menunjukan kreatifitas. Seorang pejabat struktural harus mampu melakukan inovasi serta membawa pembaharuan dan memberikan kesempatan berinovasi kepada bawahan untuk bersama-sama mencari solusi dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks. Pimpinan tidak mampu meraih sukses tanpa dukungan bawahan dan mitra kerja lainnya, oleh karenanya kerjasama dan kebersamaan menjadi kunci yang mendasar dalam menjalankan tugas. Seorang pimpinan tidak hanya memberikan perintah dan berada di belakang meja, tetapi harus memahami secara utuh kondisi dan permasalahan di lapangan serta mampu menjadi role model di lingkungan kerjanya, memberikan dan menjadi teladan, mampu menginsipirasi dan memotivasi bawahan dalam membangun semangat dan komitmen dalam tugas. Nilai-nilai PASTI yang dicanangkan oleh Menteri Hukum dan HAM dalam gerakan Ayo Kerja Kami PASTI, harus menginspirasi kita dalam melaksanakan tugas yang dilandasi oleh nilai-nilai Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif. (RR)

Pelantikan Pejabat Eselon IV dan V Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi

cats

Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : SEK-06.KP.03.03 Tahun 2016 tanggal 15 April 2016 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Administrasi di Lingkungan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI pada hari Senin tanggal 03 Mei 2016 telah dilaksanakan Pelantikan Pejabat Eselon IV dan V di Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Jl. A. Yani No. 2 Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan. Acara pelantikan dimulai pukul 15.00 WIB dan dipimpin oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Is Edy Ekoputranto, S.H. dan dihadiri oleh Kepala UPT jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat, Anggota TIM Pora Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Kota dan Kabupaten Bekasi, Pengurus dan anggota Dharma Wanita serta para Undangan. Adapun Pejabat yang dilantik, sebanyak 13 (tiga belas) orang.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi menyampaikan bahwa mutasi, promosi dan alih tugas adalah sebagai bagian dari sistem pembinaan pegawai sekaligus sebagai kebutuhan organisasi, melalui mutasi dan promosi akan memberikan kesempatan kepada pegawai untuk mengembangkan diri dan menunjukan kreatifitas. Seorang pejabat struktural harus mampu melakukan inovasi serta membawa pembaharuan dan memberikan kesempatan berinovasi kepada bawahan untuk bersama-sama mencari solusi dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks. Pimpinan tidak mampu meraih sukses tanpa dukungan bawahan dan mitra kerja lainnya, oleh karenanya kerjasama dan kebersamaan menjadi kunci yang mendasar dalam menjalankan tugas. Seorang pimpinan tidak hanya memberikan perintah dan berada di belakang meja, tetapi harus memahami secara utuh kondisi dan permasalahan di lapangan serta mampu menjadi role model di lingkungan kerjanya, memberikan dan menjadi teladan, mampu menginspirasi dan memotivasi bawahan dalam membangun semangat dan komitmen dalam tugas. Nilai-nilai PASTI yang dicanangkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI dalam gerakan Ayo Kerja Kami PASTI, harus mengispirasi kita dalam melaksanakan tugas yang dilandasi oleh nilai-nilai Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif. (AK)